Menganyam untuk Menyambung Hidup
Desa tibusisok adalah salah satu desa yang
terletak di Lombok tengah yang di mana para ibu
rumah tangga mengisi kekosongan dengan menganyam dan sebagian besar juga masih
mencari penghasilan melalui kerajinan anyaman, hampir mayoritas di desa ini mempunyai keahlian
menganyam. Dikarenakan nilai jual anyaman sangat tinggi
banyak dari mereka dapat menyengolahkan anaknya dan sekaligus membantu beban suami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.sedangkan para suami lebih memilih bertani
di sawah.
Menganyam adalah mengatur bilah atau
lembaran-lembaran secara tindih menindih dan dilang-menyilang sehingga
menghasilkan nilai keindahan yang berkualitas
Bahan –bahan yang digunakan untuk menganyam
adalah sebagai berikut.
1. Rotan
2. Pisau
3. Pusut (alat tusuk yang terbuat dari besi)
4. Metran
5. Cat
Di desa ini mengnyam biasa disebut juga dengan ngulat. salah satu bahan utama yang di pakai pengerajin adalah rotan. Proses pembuata kerajianan rotan. pengerajin
haru pintar memilih rotan yang sesuai dengan barang
kerajinan yang akan di bentuk. Membuat anyaman terbilang sangan sulit dan
membutuhkan waktu yang lama rotan dan batang harus di haluskan menggunakan
pisau lalu dianyam dan dipilin sesuai model, barulah setelah selesai dibentuk
kemudian di beri sentuhan warna (cat) atau diberi prlitur. Dalam sehari
biasanya pengerajin dapat meneyesaikan 2 s.d. 3 anyaman tergantung besar dan
tingkat kesulitan anyaman tersebut. Kerajianan anyaman yang terbuat dari rotan Salah satunya adalah cupu. Cupu adalah sebuah wadah yang berbentuk
bulat, yang biasanya digunakan sebagai tempat penyimpanan.
Hasil kerajinan anyaman yang dibuat di desa
tibusisok ini juga bermacam-macam
seperti peralatan rumah tangga, hiasan diding, pernak-pernik dekorasi
ruangan, tas dan sebagian besar terbuat dari rotan. Dan harga yang ditawarkan
juga bervariasi tergantung ukuran dan jenis
kesulitan dalam pembuatan anyaman itu sendiri.
Mereka tidak
menjual sendiri hasil karyanya namun ada peusahaan yang tempat mereka bernaung.
Dengan segala peralatan dan bahannya dari perusahaan tersebut dan mereka
tinggal membentuk atau membuatnya sesuai perintah dan diberi batas waktu.
Setelah jadi mereka akan diberi upah oleh atasannya sesuai dengan hasil yang
mereka kerjakan.

Semangat nulis dan tingkatkan lagi
BalasHapusYa, terimakasih
BalasHapusBagus dan bermanfaat..di tingkatkan lagi
BalasHapusMakasiih sudah meninggalkan jejak
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
HapusIzin kopas... Buat presentasi...
BalasHapusCakep daah... ��
Oky
HapusMakaasiih sudah membaca
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKereeen lanjutkan tulisanmu hee
BalasHapusHehehee makasiiih
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Hapussainfonya sangat bermanfaat
BalasHapusYa,alhamdulillah klw bermanfaat mba
HapusKeren. sangat membantu dan bermanfaat
BalasHapusTerimakasih sudaah mampir
Hapuswih pusut tiak taok ejin n ��������
BalasHapusmantap wah ni baiq wkwk
BalasHapuswkwkwkwk๐๐๐๐๐
BalasHapusTerimakasih๐๐๐๐
HapusBerapa harga nya kalau dijual mbak?
BalasHapusHarganya tergantung besar sm tingkat kesulitan buat.a mas
HapusHarganya tergantung besar sm tingkat kesulitan buat.a mas
HapusBerapa harga nya kalau dijual mbak?
BalasHapusMantaaaap!!
BalasHapusD mana aja d jual hasil.a mba?
Biasa.a d jual ke luar kota a jgak smpe keluar negeri
HapusMantaaaap!!
BalasHapusD mana aja d jual hasil.a mba?
Wah.luar biasa.
BalasHapus